Mata Air Desa Deno,Ini Saatnya Misscall Pemerintah!!!

Mata Air Desa Deno,Ini Saatnya Misscall Pemerintah!!!

Heyho Traveler, Ades Conservacation,Conservacation, Sobat Air Ades,Ruteng,Embung Tesa Bela,Embung Cinta,Kabupaten Manggarai,Manggarai Timur,Manggarai Barat, Bea Muring, Tari Caci, Cintai Air Cintai Hidup,NTT, Explore Flores, Suku Manggarai,Konservasi Air, Wonderful Indonesia,Indonesia,Nusa Tenggara Timur

Well hay!!! Setelah disambut dengan hangat dan meriah oleh Warga Desa Deno di Bea Muring, segera setelah selesai menyaksikan seluruh atraksi para Pria Dewasa saling adu pecut manja dalam pertunjukan Tari Caci, tanpa Maki, akhirnya ini saatnya gue dan Sobat Air Ades lainya untuk mengunjungi Kebun Organik dan juga Mata Desa Deno.

Heyho Traveler, Ades Conservacation,Conservacation, Sobat Air Ades,Ruteng,Embung Tesa Bela,Embung Cinta,Kabupaten Manggarai,Manggarai Timur,Manggarai Barat, Bea Muring, Tari Caci, Cintai Air Cintai Hidup,NTT, Explore Flores, Suku Manggarai,Konservasi Air, Wonderful Indonesia,Indonesia,Nusa Tenggara Timur

Embung ini tidak bisa berfungsi dengan maksimal karena tidak adanya tindakan lebih lanjut dari pemerintah setelah pembangunanya selesai.

Sebelum terjun langsung ke lapangan kami terlebih dahulu menerima materi tentang konservasi dari salah satu perwakilan The Nature Conservancy, sebuah NGO yang selama ini aktif dalam kegiatan dan upaya konservasi di Indonesia. Selesai menerima materi, gue dan team yang lain langsung cabut untuk menuju ke Kebun Organik, tapi ternyata tujuan pertama kami bukan kesana cuy, ternyata kami di ajak untuk melihat sumber mata air satu – satunya yang dekat dengan kebun dan juga melihat embung yang selama ini membantu warga Desa Deno ketika musim kemarau tiba.

Heyho Traveler, Ades Conservacation,Conservacation, Sobat Air Ades,Ruteng,Embung Tesa Bela,Embung Cinta,Kabupaten Manggarai,Manggarai Timur,Manggarai Barat, Bea Muring, Tari Caci, Cintai Air Cintai Hidup,NTT, Explore Flores, Suku Manggarai,Konservasi Air, Wonderful Indonesia,Indonesia,Nusa Tenggara Timur

Mau isi 1 jerigen biar full dengan air aja membutuhkan waktu sekitar 6 juta tahun.

Karena mata air tersebut lokasinya paling dekat dengan kebun organic sehingga mata air ini sangatlah bermanfaat bagi warga setempat,terutama untuk kebutuhan pertanian mereka.Namun setelah gue tiba di mata air tersebut, ternyata ada yang janggal cuy, debit air yang keluar ketika musim kemarau sangatlah kecil, bahkan tidak lebih besar dari volume air yang dihasilkan kuda ketika lagi buang urine. Ada yang bisa ngebayangin engga? Buat yang belum pernah liat kuda lagi pipis santai, disegerekan ya biar kalian bisa ngebayangin apa yang gue tulis tadi uwehehehe.

Untuk menuju ke lokasi mata air ini dibutuhkan tenaga extra karena kita harus melewati medan yang penuh dengan pepohonan dan juga semak belukar,jaraknya sekitar 600 meter dari lokasi Kebun Organik dengan trek menurun “Indiana Jones Soundtrack is on”. Sebelum melihat sumber mata air yang debit airnya kecil,gue juga melihat kejanggalan lain cuy, yaitu embung yang letaknya berdekatan dengan sumber air tersebut, ternyata belum bisa dimanfaatkan secara maksimal, karena embungnya tidak bisa menampung air sesuai dengan kedalaman dari embung tersebut. Embung ini dibangun oleh pemerintah setempat, namun setelah rampung pemerintah tidak lagi mengontrol atau mengadakan evaluasi terhadap kegunaan embung tadi, dan alhasil embung yang seharusnya berguna bagi masyarakat menjadi tidak maksimal karena pada saat musim kering embung tidak menampung air dengan jumlah yang cukup untuk keperluan pertanian dan juga kehidupan sehari – hari warga Desa Deno di Bea Muring.

Heyho Traveler, Ades Conservacation,Conservacation, Sobat Air Ades,Ruteng,Embung Tesa Bela,Embung Cinta,Kabupaten Manggarai,Manggarai Timur,Manggarai Barat, Bea Muring, Tari Caci, Cintai Air Cintai Hidup,NTT, Explore Flores, Suku Manggarai,Konservasi Air, Wonderful Indonesia,Indonesia,Nusa Tenggara Timur

Ini gue baru bawa 2 jerigen,warga disini biasa bawa lebih dari 4 jerigen sekali jalan

Lu bisa bayangin untuk mengisi satu jergien dengan kapasitas 5 liter itu membutuhkan sekitar 1 – 3 menit agar jerigen terisi penuh dengan air, bayangin kalau lu butuh lebih dari 5 jerigen untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari dan juga pertanian? Setiap musim kemarau warga setempat harus pergi ke sumber air yang jaraknya jauh dari pemukiman dengan membawa 4 jerigen atau bahkan lebih, dan mereka melakukanya tidak hanya sekali, yap berkali – kali untuk sekedar mengisi bak mandi agar terisi penuh, atau bahkan untuk menyiram perkebunan mereka. Biasanya yang memiliki tugas untuk mengambil air adalah anak – anak atau para mama “para ibu – ibu”, bisa kalian bayangin betapa strongnya mereka?

Bli itu anak- anak beneran anak – anak kan?

Ya iyalah tong, bahkan kebanyakan dari mereka berusia kurang dari 12 tahun, dan mereka sudah memikul tanggung jawab yang sangat berat, engga kaya anak – anak di kota besar, umur segitu udah pegang handphone terjus kerjaanya main Mobile Legend sambil liatin temenya yang nonton video Kakek Legend lagi ikeh ikeh kemoceng. Di pagi hari anak – anak di Bea Muring memiliki tugas untuk bersih – bersih rumah, menyiram kebun atau tanaman, atau bahkan menimba air, berbanding terbalik dengan anak – anak di kota besar yang pagi – pagi udah pada nongkrong di Indojuli dan juga alfashop buat cari wifi connection. Wew luar biasa, kayanya ni orang tua yang anak anaknya sering nongkrong di Indojuli kudu di miscall juga deh.

Heyho Traveler, Ades Conservacation,Conservacation, Sobat Air Ades,Ruteng,Embung Tesa Bela,Embung Cinta,Kabupaten Manggarai,Manggarai Timur,Manggarai Barat, Bea Muring, Tari Caci, Cintai Air Cintai Hidup,NTT, Explore Flores, Suku Manggarai,Konservasi Air, Wonderful Indonesia,Indonesia,Nusa Tenggara Timur

Berdasarkan pengalaman gue tadi, itu kenapa gue ngerasa sepertinya kita kaum muda kudu miscall pemerintah yang lagi asik – asik nyantai kaya di lantai tanpa tau bagaimana kondisi rakyatnya di pedalaman.

Bli cara miscall pemerintah gimana,kita kan engga ada no telponnya ?

Gampang cuy, milenials bisa menggunakan cara apa saja untuk ngemisscall pemerintah,kalau gue sih dengan tulisan, buat kalian yang hobby ngeband atau nyanyi kalian bisa miscall pemerintah lewat lagu, buat kalian yang suka foto misscallah pemerintah dengan karya terbaik photographymu, kalian mahasiswa? Boleh melakukan aksi demo namun harus tetap logis, jangan malah melakukan demo terhadap sesuatu yang sudah benar dan itu kalian lakukan berdasarkan adanya kesepakatan politik dengan pihak tertentu, mahasiswa itu harus netral, Kritik jika memang salah, dukung kalau menurut kalian itu benar,hati nurani sangat dibutuhkan dalam hal ini, kalian suka berpuisi? Maka misscallah pemerintah dengan puisi – puisi yang menggugah hati,kalian suka sinetron india? Nonton andtv.

Heyho Traveler, Ades Conservacation,Conservacation, Sobat Air Ades,Ruteng,Embung Tesa Bela,Embung Cinta,Kabupaten Manggarai,Manggarai Timur,Manggarai Barat, Bea Muring, Tari Caci, Cintai Air Cintai Hidup,NTT, Explore Flores, Suku Manggarai,Konservasi Air, Wonderful Indonesia,Indonesia,Nusa Tenggara Timur

Jangan mau kalah sama mama mama strong ini ya gaes

Ini saatnya untuk miscall pemerintah, walaupun engga di telfon balik tetep miscall mereka, dengan harapan suatu saat salah satu dari mereka ada yang terbangun dan bersedia untuk terjun langsung memperbaiki permasalahan ini. Gue Aditya, until next time,see ya!!!

Follow me on:

Instagram : heyho_traveler |Twitter : @Heyho_Traveler

Reach Me Through :

Email : adityanegara87@gmail.com |Text/Phone : 082247986577

Don’t forget to like my Fans Page on Facebook : Heyho Traveler

Heyho Traveler
Heyho Traveler
I was born in Jakarta on July 6th 1994 but fully raised in Bali. I am 100% Balinese also work and Live in Bali. I won't die until I've managed travelling around the world. Your freedom is in your hand, don't just waste your time in your goddamn comfortable bed, your life is yours,so own it, enjoy it and be free !!!